Kemenhan Pastikan Rekrutmen 24 Ribu Prajurit TNI AD Tahun Ini Dilakukan dengan Teliti Matang


Infoaskara.com

-Niat untuk menambah 24 ribu personel tentara darat tahun ini sudah dipertimbangkan dengan teliti oleh TNI AD. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas yang mewakili Kementerian Pertahanan.

Menurut Frega, Angkatan Darat merencanakan peningkatan kekuatan. Salah satunya adalah dengan merekrut puluhan ribu prajurit pada tahun ini. Jenderal berbintang satu itu percaya bahwa TNI AD tidak akan menambah jumlah personel tanpa melakukan perhitungan, analisis, dan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan yang ada.

\”Tentu saja prediksi pengadaan personel (24 ribu prajurit baru TNI AD) tersebut telah dipertimbangkan secara hati-hati, dan memang minatnya selama ini cukup tinggi, tentu kebutuhan-kebutuhan berasal dari Angkatan Darat, lalu TNI juga sudah mengevaluasi seberapa besar diperlukan,\” ujar Frega Ferdinand Wena saat berbicara dengan jurnalis di Jakarta.

Penambahan 24 ribu tentara tersebut, menurut Frega, adalah sesuatu yang biasa terjadi. Terlebih lagi jika kita mempertimbangkan bahwa saat ini rasio personil militer di Indonesia masih kurang sempurna. Ini sejalan dengan visi pemerintah yang bertujuan untuk mencapai target penting dalam beberapa area spesifik.

\”Selain itu, dengan hadirnya visi pemerintah yang berarti mendirikan beberapa unit kerja baru, diperlukan juga peningkatan di berbagai aspek. Dengan adanya komitmennya pun, kami bertujuan untuk menjamin bahwa kualifikasi tersebut dapat mencapai standar yang ditetapkan,\” terang Frega Ferdinand Wena.

Frega juga menyebutkan salah satunya
concern
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sekarang ini. Yaitu secara aktif mengunjungi berbagai satuan pendidikan yang tergabung dalam TNI AD, TNI AL, dan juga TNI AU. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk menjamin bahwa Prajurit dilatih dengan tepat agar keterampilannya meningkat dan menjadi lebih profesional.

Agar memastikan bahwa seluruh dukungan tersebut telah dipenuhi, serta pelatihan dilakukan sesuai standar yang ada, sehingga saat para prajurit selesai melalui program ini dan menjadi lulusan, mereka dapat memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga kedaulatan bangsa,\” tegas Frega Ferdinand Wena.

Scroll to Top