Infoaskara.com
– Memang, masakan berbumbu pedas sudah menjadi elemen yang tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan kuliner masyarakat Indonesia. Untuk sebagian orang, menyantap hidangan tanpa saus cabai dirasa belum utuh dan kurang menarik bagi selera.
Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, konsumsi makanan pedas secara tepat ternyata dapat memberikan manfaat positif bagi tubuh.
Bukan hanya meningkatkan selera makan, namun juga berfungsi mengatasi sejumlah masalah kesehatan.
Pedasnya rasa yang melekat pada ujung lidah sebenarnya membawa manfaat tersembunyi. Dari mengontrol bobot tubuh sampai memperkuat kekebalan tubuh, pangan bernuansa pedas pantas untuk dipertimbangkan secara lebih jauh dalam hal kesejahteraan fisik.
1. Mendukung Penurunan Bobot Tubuh
Komponen capsaicin yang ada di dalam cabai diyakini dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Hal ini membolehkan tubuh untuk mengonsumsi kalori dengan kecepatan dan tingkat efisiensi yang lebih baik, khususnya ketika sedang aktif.
Bukan hanya itu saja, zat capsacin dapat membantu mengendalikan nafsu makan serta memperpanjang perasaan kenyang. Dengan demikian, gabungan keuntungan tersebut menjadikan hidangan pedas sebagai pilihan tepat untuk orang-orang yang berniat menjaga bobot tubuhnya tetap ideal.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Cabe memiliki zat aktif yang bisa melawan penggumpalan darah serta meredakan inflamasi pada pembuluh darah. Dampak dari manfaat tersebut secara positif membantu dalam penurunan resiko tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol yang tinggi.
Dengan tingkat tekanan darah dan kolesterol yang lebih terkontrol, kondisi jantung dapat dipelihara dengan baik. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan berbumbu pedas secara moderat dapat diintegrasikan sebagai elemen dalam diet seimbang guna menjaga kesehatan jantung.
3. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Capsaicin dapat menaikkan sirkulasi darah menuju perut serta menguatkan selaput lendir pada lambung. Selaput ini bertugas untuk menjaga dinding lambung agar terlindungi dari gesekan, seperti yang dipicu oleh bakteri H. pylori.
Di samping itu, capsaicin membantu perkembangan bakteria positif di dalam usus. Dengan kondisi usus yang sehat, fungsi saluran cerna menjadi lebih efisien dan kemungkinan terjadinya masalah seperti konstipasi ataupun diare bisa dikurangi.
4. Memperkuat Kekebalan Jasad
Cabe serta merah manis mengandung banyak vitamin C dan vitamin A yang bertindak sebagai antosianin. Senyawa tersebut membantu tubuh menangkal radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan untuk melawan penyakit.
Mengonsumsi makanan berbumbu pedas yang kaya akan vitamin dengan teratur bisa mendukung persiapan tubuh dalam menghadapi serangan infeksi. Hal ini membuat tubuh menjadi kurang rentan untuk merasa lesu atau jatuh sakit ketika terserang oleh virus.
5. Menurunkan Risiko Kanker
Senyawa capsaicin sudah dikaji untuk memiliki kekuatan menahan perkembangan sel kanker tertentu. Lebih jauh lagi, capsaicin mampu membunuh sel-sel kanker tanpa menyebabkan kerusakan pada sel yang sehat disekitarnya.
Efek anti-kanker tersebut cukup menjanjikan, walaupun tetap harus didukung oleh pola hidup yang sehat secara keseluruhan. Mengonsumsi cabai secukupnya dapat menjadi metode alami untuk mencegah kanker.
Masakan pedas tak melulu sebagai penambah rasa saja, namun juga membawa berbagai keuntungan bagi kondisi fisik. Lewat pengonsumsian secara bijak, Anda dapat menikmati faedahnya mulai dariujung lidah sampai keseluruhan jaringan badan.
Tetapi perlu ditekankan bahwa mengonsumsinya dalam jumlah berlebih masih tidak direkomendasikan sebab dapat menyebabkan gangguan pada lambung atau masalah kesehatan pencernaan yang lain.
Integrasikan makanan berbumbu pedas ke dalam diet harian Anda untuk mencapai gaya hidup sehat dan sadar.